Published On: Wed, Aug 9th, 2017

Budayakan CSR Sejahterakan Masyarakat Industri

banner

Pembangunan ekonomi terutama yang berbasis industri menimbulkan dampak yang positif bagi masyarakat, seperti ketersediaan lapangan pekerjaan dan peluang usaha. Namun demikian masih banyak masyarakat industri yang belum bisa menikmati kue pembangunan, akibat rendahnya pendidikan dan minimnya skill mereka.
Untuk itu pihak pemerintah maupun perusahaan harus bergandengan tangan memberdayakan masyarakat kelas bawah tersebut. Salah satu caranya adalah dengan membudayakan program CSR (Corporate Social Responsibility). Upaya inilah yang sedang giat dilakukan oleh Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat, seperti yang disampaikan H.R.Wawan Rudiawan,ST.MSi.MM, selaku Koordinator CSR Jabar yang juga menjabat sebagai Bappeda Provinsi CSR Jabar. Berikut ini petikan wawancara Cikarang Pos dengan Wawan Rudiawan di ruang kerjanya.IMG-20170801-WA0031

Apa landasan hukum penerapan CSR perusahaan?
Sebagai acuan CSR adalah penerapan ISO 26000. Kemudian untuk pelaksanaannya ada Dasar Hukumnya, yaitu : UU No. 40 /2007 Tentang Perseroan Terbatas, PP No. 47/2012 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, UU No. 19/2003 Tentang BUMN, Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, Perda Prov Jabar No. 02/2013 :Tentang Pedoman Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perusahaan Serta Program Kemitraan Dan Bina Lingkungan Di Jawa Barat. Untuk di lingkungan Jawa Barat CSR sudah dilakukan sejak tahun 2013.

Apa latar belakang pembentukan Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat ?
Ada beberapa pertimbangan yang kami perhatikan, antara lain :
1. Program CSR di Jawa Barat belum tersosialisasikan dengan baik.
2. Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat belum semuanya memilki aturan yang jelas dalam pelaksanaan program CSR di Jawa Barat.
3. Belum optimalnya peran dunia usaha (BUMN, BUMD dan Swasta) dalam mengakomodasi kebutuhan dunia pendidikan, kesehatan, ekonomi, bina lingkungan, infrastruktur dan lainnya. Hal ini karena kurangnya sinergitas pelaksanaan program dari masing-masing pihak untuk mencapai tujuan bersama.
4. Masih banyak perusahaan yang belum menjalankan community development dalam bentuk pembangunan pendidikan, kesehatan, ekonomi, bina lingkungan, infrastruktur perdesaan, beasiswa, serta bimbingan kepada usaha mikro dan lainnya.
5. Melaksanakan upaya pendayagunaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) sesuai amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan TJLSP dan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor 08/MBU/2013 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan.
6. Diperlukannya peningkatan kompetensi bagi Tim Mitra CSR Jabar dalam melakukan penetrasi dan analisa khususnya yang ditujukan bagi pelaku usaha.
7. Masih kurangnya komunitas yang dapat menjadi media bagi Tim Fasilitasi Mitra CSR Jabar untuk melaksanakan pendekatan secara persuasif kepada pelaku usaha.

Ada berapa perusahaan yang sekarang aktif ikut Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat?
Perusahaan yang sekarang aktif sebanyak 100 Perusahaan. Untuk wilayah Bekasi ada sekitar 21% atau 21 perusahaan, didominasi perusahaan yang bergerak di bidang Indutri.

Bidang apa saja yang menjadi prioritas Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat ?
Bidang yang menjadi prioritas Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat adalah Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Lingkungan. Program CSR yang sudah diterapkan di Provinsi Jawa Barat sesuai dengan perda di atas terdiri 8 Progam. Dan program yang sudah diterapkan melalui kemitraan dengan CSR Perusahaan terdiri 3 Program yaitu Pendikan (Membangun Ruang Kelas Baru/RKB), Kesehatan (pembangunan Puskesmas PONED/Rawat Inap) dan Lingkungan (Penananam Pohan).

Bagaimana upaya Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat membudayakan CSR di perusahaan-perusahaan?
Upaya yang kami lakukan melalui berbagai kegiatan, antara lain :
1. Melakukan kegiatan rutin Diseminasi/Sosialisasi CSR Jawa Barat di Kawasan industri bersama Pengelola Kawasan dan Tenant-Tenant di Lingkungan Kawasan Industri Bekasi. Tujuannya untuk menyebarluaskan dan mengajak kepada masing-masing pengelola kawasan dan tenant-tenantnya untuk sama-sama menggalakan pembangunan di berbagai bidang yang berbasis CSR dunia usaha dan pemerintah yang terintegrasi.
2. Melakukan kegiatan rutin Rapat Koordinasi CSR Triwulanan, dimana dalam hal ini semua perusahaan yang telah bermitra/bergabung dengan Sekretariat Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat diundang untuk melakukan rapat bersama dalam meminati program dan kegiatan yang ditawarakan oleh Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat.

Sebenarnya adakah sanksi tegas jika perusahaan tidak mengikuti CSR?
Dalam UU, PP dan Permen tidak ada aturan yang mengatur secara jelas terkait perusahaan yang tidak mengikuti CSR. Tetapi hendaknya mereka tetap memperhatikan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan/TSLP sebagaimana yang diamanahkan oleh UU dan PP tersebut. Kita bisa baca dalam UU NO 25 TAHUN 2007 TENTANG PENANAMAN MODAL Pasal 15, yaitu setiap penanam modal berkewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan dan menghormati tradisi budaya masyarakat sekitar lokasi kegiatan usaha penanaman modal.
Juga ada Pasal 34 yang berbunyi : Badan usaha atau usaha perseorangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 yang tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditentukan dalam Pasal 15 dapat dikenai sanksi administratif berupa: a. pembatasan kegiatan usaha; b. pembekuan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal; atau c. pencabutan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal.

Perlukah jika setiap kawasan industri membentuk Forum CSR, misal Forum CSR Jababeka, Forum CSR EJIP, MM2100 dan lainnya, yang nantinya menjadi kepanjangan tangan Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat?
Kepanjangan tangan Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat sebagaimana tertuang dalam Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2013 adalah Tim Fasilitasi CSR yang berada di Kabupaten Bekasi yang sekretariatnya bertempat di Bappeda Kabupaten Bakasi. Namun demikian, pembentukan Forum CSR di masing-masing kawasan industri diperbolehkan selama sejalan dengan tujuan bersama yang terdapat dalam perda atau perbup. Tentunya dengan mengedepankan kepentingan dan peningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bekasi dengan pola koordinasi yang harmonis antara Tim Fasilitasi CSR Kabupaten Bekasi, Forum CSR Kawasan Industri dan Tim Fasilitasi CSR Jabar.

Semakin kompleksnya permasalahan di masyarakat sekitar kawasan industri, membutuhkan penanganan bersama-sama antar perusahaan dan stake holder yang lainnya, namun seringkali perusahaan egois ingin tampil sendiri, sehingga penanganan masalah sosial ini selalu tidak tuntas, bagaimana pendapat Bapak tentang hal ini?
Tujuan mulia dibentuknya Tim Fasilitasi CSR Jabar dan Tim Fasilitasi CSR di Kabupaten Bekasi adalah untuk mengurangi kompleksnya permasalahan di masyarakat. Selain itu untuk menghindari perusahaan jalan sendiri yang tidak tepat sasaran dalam menjalankan Program CSRnya. Oleh karena itu, ada 3 poin yang harus dilakukan oleh Tim Fasilitasi, yaitu :
1) Tim Fasilitasi CSR Prov/Kab/Kota memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mengkoordinasikan, mensinergikan, dan memantau serta mengevaluasi penerapan CSR di lapangan.
2) Mengembangkan sistem dan mekanisme penerapan CSR yang cepat, mudah dan sederhana dengan mengedepankan program dan kegiatan CSR yang langsung menyentuh masyarakat, berdimensi jangka panjang dan berkelanjutan.
3) Mengembangkan sistem perencanaan CSR terpadu dan transparan melalui lokakarya/musyawarah perencanaan yang khusus dilakukan untuk merumuskan program CSR dengan waktu tertentu.
Dalam menjawab penanganan masalah sosial yang selalu tidak tuntas hendaknya Tim Fasilitasi yang dibentuk menganut dan menerapkan prinsip pengelolaan CSR sebagaimana terkandung dalam perda dimaksud dengan prinsip-prisnip sebagai berikut :
1) Pendanaan TJSLP/CSR dan PKBL Jabar bagi Mitra rupiah = 0 (Nol). Setiap perusahaan melaksanakan TJSL Dan PKBL secara mandiri, sehingga dana tersebut dikelola langsung oleh perusahaan yang bersangkutan dan bukan merupakan pendapatan daerah provinsi dan kabupaten /Kota di Jawa Barat.
2) Pola Kerja TJSLP/CSR Jabar dengan Mitra adalah Bersinergi Program Derajat Tinggi Koordinasi Derajat Rendah. Sinergitas program antara perusahaan dengan program pembangunan provinsi dan Kab/Kota melalui sinkronisasi program berbasis tepat sasaran bersama dan mengurangi pertemuan fisik, karena koordinasi dilakukan melalui sistem online berbasis WEB.
3) Pola Perencanaan TJSLP-PKBL Jabar dengan Mitra , yaitu Mitra TJSLP/CSR membuat perencanaan dengan melakukan sinkronisasi terhadap perencanaan pembangunan Jawa Barat (pemrov Jabar, pemkab/kota) di seluruh kabupaten/kota, dikelola oleh Mitra CSR dan dilaporkan kepada Pengelolan CSR Jabar.

Apa benefit yang didapat bagi perusahaan yang menerapkan program CSR?
Benefit yang didapat bagi perusahaan yang menerapkan program CSR, antara lain :
a. Meningkatkan pencitraan perusahaan secara lebih besar (melalui dukungan publikasi dari pemerintah provinsi/kab/kota);
b. Diberikan labelling perusahaan untuk setiap program yang diikuti, melalui penyediaan piagam, prasasti dan atau media publisitas lainnya;
c. Menjadi Mitra Pembangunan Jawa Barat ;
d. Menerima informasi berkelanjutan mengenai berbagai program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan kabupaten/kota.

Apa harapan Bapak kepada perusahaan-perusahaan khususnya di kawasan industri di Bekasi, baik yang sudah maupun belum menerapkan program CSR?
Yang pertama, Peraturan Daerah tentang CSR yang telah ada baik di tingkat Provinsi Jawa Barat maupun di Kabupaten Bekasi hendaknya dikuti dan dilaksanakn bersama oleh semua pihak antara pemerintah,dunia usaha di kawasan indutri, baik perusahaan-perusahaan yang telah bergabung menjadi atapun belum mitra CSR Jabar dan Mitra CSR Kabupaten Bekasi.
Kemudian yang kedua, perusahaan-perusahaan khusunya berlokasi di kawasan industri harus mampu menjadi pelopor sinergi pelaksanaan pembangunan yang banyak dirasakan manfaat oleh masyarakat banyak, khususnya di likungan kawasan industri Kabupaten Bekasi dan sekitarnya. Untuk mewujudkan hal tersbut baik Tim Fasilitasi CSR Jabar maupun Kabupaten Bekasi dan perusahaan-perusahaan di kawasan industri Kabupaten bekasi harus dapat melaksanakan pembangunan bersama di berbagai bidang dengan berdasar kepada 1) Sukses Koordinasi yang harmonis multi fihak, 2) Sukses Perencanaan Program dan Kegiatan CSR , 3) Sukses Pelaksanaan/implementasi, 4) Sukses akuntabilitas/pelaporan, evaluasi dan rencana tindakan untuk menghasilkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan di kawasan industri dan sekitarnya.

banner

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

nisp
4 M Kepada Desa Sukaresmi Aditya Maulana Dari Waitress Hingga Hotel Manager Anggota Sarbumusi Berhak Terima Dana Pensiun 100 Juta Antara Gaya Hidup & Kesehatan Berburu Berkah Di Bulan Ramadhan bioskop cinemaxx BUDIYANTO Cikarang Ditinggal Mudik CSR Kabupaten Bekasi Dadali Hibur Anak Yatim Cikarang Daeng Muhammad Bangun Masjid Talagamanggung di Pebayuran Demokrasi Mini Ala Warga "Berlian" Faber Castell Memperluas Pabrik di MM2100 GABUNGAN OPERATOR TV KABEL INDONESIA DEKLARASI GERAKAN NASIONAL TAYANG FTA GRATIS Gema Ramadhan dan Idul Fitri LPPM Jababeka Glorious Ramadan at Mal Lippo Cikarang GROUND BREAKING MAYFAIR Estate & Parklands di Jababeka Residence Hipertensi : Masalah Serius Pada Generasi Muda Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang Santuni 100 Anak Yatim Java Palace Hotel KAMPUNG HALAMAN Kapolresta Bekasi Tinjau Kesiapan Personil Amankan Mudik 2015 Kemilau Ramadhan 2015 Jababeka Residence Kodim Kawal Kegiatan Gemar Membaca Komunitas BerbagiNasi Cikarang dan Coca-Cola Amatil Indonesia Gelar Berbagi Ceria di Bulan Ramadhan Komunitas Peduli Cikarang Peduli Yatim Piatu Dan Lingkungan LATIN NIGHT BARBECUE @ GRANDE VALORE HOTEL – JABABEKA LEBARAN MENGINAP GRATIS DI HOTEL SANTIKA CIKARANG Lippo Cikarang Serahkan Bantuan Senilai 4 Papinka Goyang Basecamp NCRadio Pemasangan Kawat Gigi Penampilan Memukau Para Siswa Berkebutuhan Khusus President Special Needs Centre (PSNC) Pencegahan Penyakit Akibat Kerja PROMO “BERKAH RAMADHAN” Hotel Santika Cikarang PSNC Siapkan Pengembangan Anak Berkebutuhan Khusus Usia Dewasa PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) PT Cameron Services International Lulus Sertifikasi OHSAS 18001:2007 & SMK3 PT Trans Jakarta Luncurkan Bus Tingkat Pariwisata Tematik Rira GreenPark Kembangkan Cluster Perkantoran Dan Pergudangan Khusus UKM Samsung Siap Produksi Ponsel dan Tablel Sebanyak 1 Juta/Bulan Sekjen Aspelindo : Pemda Harus Siapkan SDM Lokal Hadapi MEA Soft Opening Batiqa Hotel Suzuki Tambah Investasi Tasyakuran Kelulusan Siswa SDIT An Nur Angkatan Kesembilan Wisuda Ke-10 President University