Published On: Fri, Apr 1st, 2016

Menyedihkan BLK Kabupaten Bekasi Belum Difungsikan

banner

Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bekasi yang terletak di Kecamatan Tambun Utara, sejak dibangun pada tahun 2011 lalu hingga saat ini belum dapat difungsikan. Hal ini disebabkan gedung belum diserahterimakan dari Dinas Bangunan (Disbang) ke Disnakertrans Kabupaten Bekasi.

Begitu lambatnya birokrasi ini selalu bermuara pada belum ada payung hukumnya, sehingga pejabat terkait tidak berani memutuskan, dan tidak berani membuat terobosan. Padahal Presiden Jokowi sendiri telah mengeluarkan perintah kepada Mendagri untuk mencabut peraturan daerah yang menghambat, terutama yang terkait birokrasi. Presiden ingin semua serbat cepat, karena kita sudah memasuki era globalisasi dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yang menuntut kita memiliki daya saing tinggi baik dari segi SDM maupun produk dan layanan.

Kabupaten Bekasi yang dihuni banyak perusahaan nasional dan multinasional sangat terlambat mengantisipasi persaingan di sisi Sumber Daya Manusia. Kawasan industri ini sudah ada sejak tahun 1989 namun hingga sekarang BLK yang dimiliki hanya sebuah gedung tanpa aktifitas. Sangat berbeda dengan BLK yang ada di Kota Bekasi yang sudah berdiri sejak tahun 2002. Ketika saya berkunjung ke BLK Kota Bekasi yang bernama BBPLKLN CEVEST BEKASI sudah memiliki banyak fasilitas pendukung pelatihan dan sudah berkerja sama dengan banyak pihak, baik kalangan akademisi maupun industri, termasuk sekolah dan perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi.

Melihat kondisi seperti ini, tentunya kalangan pengusaha yang sangat berkepentingan. Merekalah yang paling membutuhkan SDM yang siap pakai dan punya daya saing tinggi. Masuknya produk-produk luar terutama dari China dengan harga murah, bisa menjadi ancaman produk-produk dalam negeri. Deddy Harsono, Ketua Umum Forum Investor  Bekasi saat baru pulang dari Korea bercerita bahwa harga komponen alat listrik di Korea ternyata lebih murah hingga 30% dibandingkan komponen yang dihasilkan di dalam negeri. Sementara di Vietnam dan Myanmar upah buruhnya juga jauh dibawah Indonesia.

MEA sudah di depan mata, sekarang tidak ada lagi istilah tenaga kerja pribumi maupun pendatang, yang ada siapa yang berkualitas maka yang dapat kesempatan paling besar masuk bursa tenaga kerja. Jadi jika tidak ingin menjadi penonton di daerahnya sendiri bahkan di negeri sendiri, mau tidak mau tenaga kerja lokal harus digenjot kualitas SDMnya melalui pelatihan-pelatihan kerja yang tidak harus difasilitasi pemerintah. Pihak swasta atau pabrik-pabrik pun yang memiliki fasilitas atau sarana yang dapat difungsikan untuk pelatihan kerja harus membuka diri, bisa melalui program magang. Dan tidak hanya memberikan kesempatan magang kepada lulusan sekolah formal, namun bagi mereka yang putus sekolah juga perlu diakomodir melalui program CSR.

Saya rasa jika pemerintah dan swasta bergandengan tangan, dengan tidak saling menyalahkan, maka persoalan tenaga kerja dapat diatasi. Di sisi lain juga menjadi kesempatan bagi karyawan untuk lebih fokus meningkatkan produktifitasnya, jangan hanya fokus memikirkan kenaikan upah. Jika seorang karyawan memiliki kualitas SDM yang bagus, punya karakter jujur, rajin dan loyal, maka tidak perlu khawatir PHK. Karena PHK sebenarnya pintu masuk untuk menjadi wirausaha, asal yang bersangkutan memiliki jiwa enterpreneur, managerial dan punya networking luas. (red)

banner

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

nisp
4 M Kepada Desa Sukaresmi Aditya Maulana Dari Waitress Hingga Hotel Manager Anggota Sarbumusi Berhak Terima Dana Pensiun 100 Juta Antara Gaya Hidup & Kesehatan Berburu Berkah Di Bulan Ramadhan bioskop cinemaxx BUDIYANTO Cikarang Ditinggal Mudik CSR Kabupaten Bekasi Dadali Hibur Anak Yatim Cikarang Daeng Muhammad Bangun Masjid Talagamanggung di Pebayuran Demokrasi Mini Ala Warga "Berlian" Faber Castell Memperluas Pabrik di MM2100 GABUNGAN OPERATOR TV KABEL INDONESIA DEKLARASI GERAKAN NASIONAL TAYANG FTA GRATIS Gema Ramadhan dan Idul Fitri LPPM Jababeka Glorious Ramadan at Mal Lippo Cikarang GROUND BREAKING MAYFAIR Estate & Parklands di Jababeka Residence Hipertensi : Masalah Serius Pada Generasi Muda Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang Santuni 100 Anak Yatim Java Palace Hotel KAMPUNG HALAMAN Kapolresta Bekasi Tinjau Kesiapan Personil Amankan Mudik 2015 Kemilau Ramadhan 2015 Jababeka Residence Kodim Kawal Kegiatan Gemar Membaca Komunitas BerbagiNasi Cikarang dan Coca-Cola Amatil Indonesia Gelar Berbagi Ceria di Bulan Ramadhan Komunitas Peduli Cikarang Peduli Yatim Piatu Dan Lingkungan LATIN NIGHT BARBECUE @ GRANDE VALORE HOTEL – JABABEKA LEBARAN MENGINAP GRATIS DI HOTEL SANTIKA CIKARANG Lippo Cikarang Serahkan Bantuan Senilai 4 Papinka Goyang Basecamp NCRadio Pemasangan Kawat Gigi Penampilan Memukau Para Siswa Berkebutuhan Khusus President Special Needs Centre (PSNC) Pencegahan Penyakit Akibat Kerja PROMO “BERKAH RAMADHAN” Hotel Santika Cikarang PSNC Siapkan Pengembangan Anak Berkebutuhan Khusus Usia Dewasa PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) PT Cameron Services International Lulus Sertifikasi OHSAS 18001:2007 & SMK3 PT Trans Jakarta Luncurkan Bus Tingkat Pariwisata Tematik Rira GreenPark Kembangkan Cluster Perkantoran Dan Pergudangan Khusus UKM Samsung Siap Produksi Ponsel dan Tablel Sebanyak 1 Juta/Bulan Sekjen Aspelindo : Pemda Harus Siapkan SDM Lokal Hadapi MEA Soft Opening Batiqa Hotel Suzuki Tambah Investasi Tasyakuran Kelulusan Siswa SDIT An Nur Angkatan Kesembilan Wisuda Ke-10 President University