Published On: Sun, Feb 7th, 2016

“Orang Gila” Perlu Uluran Kasih Bukan Hinaan

banner

Di jalan-jalan, emperan toko, bawah jembatan, pasar terkadang kita menemukan orang dengan pakaian compang-camping bahkan telanjang. Orang melihat dengan berbagai perasaan, ada yang jijik, kasihan, takut hingga mencemooh. Orang gila ini sering dianggap sampah masyarakat, sampai ada yang dipasung karena sering mengamuk.panti rehabilitasi

Berbeda dengan Eduawart Manurung, ketika melihat orang gila bertelanjang di jalan yang diteriakin para tukang ojek, pria lulusan Sarjana Hukum ini tidak tega dan merasa kasihan. “Saat itu Tuhan berbisik kepada saya, apa yang bisa kamu perbuat untuk orang itu. Maka begitu selesai mengatar anak sekolah, saya langsung pulang ke rumah mengambil pakaian, lalu balik ke tempat di mana orang gila itu berada, dan memberinya pakaian, makanan dan minuman,” ungkap Eduawart yang sebenarnya saat kecil paling takut dengan orang gila.

Setelah kejadian itu Eduawart merasakan suka cita, dan semakin terpanggil untuk berbuat lebih kepada orang-orang gila yang tak terurus. Eduawart setelah tidak lagi bekerja di sebuah lembaga pendidikan di daerah Lippo Cikarang, kemudian bersama istri ingin membuka usaha. Untuk itu, ia meminjam uang di bank untuk modal usaha. Namun setelah mencari-cari usaha yang cocok, hingga 4 bulan tidak menemukan. Akhirnya ingat kejadian saat bertemu orang gila, Eduawart memutuskan untuk membuat sebuah panti rehabilitasi.

Langkahnya ini saat disampaikan ke istri, tidak mendapat persetujuan karena uang yang pinjam dari bank harus bisa dikembalikan. Tidak mungkin mengurusi orang gila ada hasilnya. Namun setelah dibujuk beberapa kali, akhirnya sang istri luluh juga. Kemudian uang sebesar 25 juta dari pinjaman, digunakan untuk sewa tempat panti, renovasi bangunan dan biaya operasional. Pada tanggal 12 Nopember 2012, panti rehabilitasi untuk orang sakit jiwa ini berdiri dengan nama “Anugerah, Kasih & Pengharapan” berlokasi di Jl. Raya Lemahabang Km 32 No. 169 Cikarang Timur.

Hingga saat ini panti telah merawat sebanyak 31 orang sakit jiwa yang kesemuanya laki-laki. Mereka ini diambil dari jalan, jembatan, pasar, hingga ada juga yang menitipkan ke panti. Eduawart dalam menjalankan panti dibantu istri dan 5 orang sukarelawan. Dalam setiap bulan dia harus mengeluarkan biaya operasional hingga 25 juta. “Kami sebenarnya butuh dokter jiwa yang mau jadi relawan, minimal 1 bulan sekali memeriksa perkembangan jiwa penghuni panti,” harap Eduawart.

Eduawart menyampaikan, di dalam panti ini dengan pendekatan penuh kasih, dimana mereka kami anggap teman, sahabat, selalu kami ajak berkomunikasi dan bernyanyi dengan penuh suka cita. Tentunya dengan segala resiko, karena ada juga yang mengamuk dengan menampar, memukul kami, tetapi kami harus terima dengan kesabaran. Selain itu mereka juga kita didik untuk mandiri, seperti membersihkan panti, mencuci baju hingga memasak. “Awalnya ada yang berak dan kencing di sembarang tempat, kami ajari untuk bisa pergi ke toilet,” ujar Eduawart.

Namun pada pertengahan tahun 2015 ada informasi dari Pemda Kabupaten Bekasi, kalau lokasi panti ini berada di tanah negara, sehingga harus dikosongkan. Mendengar informasi ini Eduawart berusaha untuk mencari lokasi pengganti. Setelah menemui beberapa pihak, akhirnya ada bantuan dari Jababeka yang akan memberikan pinjam sementara lahan yang tidak jauh dari lokasi panti. Meski lahan ada, Eduawart tidak begitu saja bisa membangun, karena butuh dana yang tidak sedikit. Untuk biaya operasional saja sudah pas-pasan, hanya berasal dari donatur dan para dermawan. Menurut Eduawart untuk biaya membangun paling sedikit membutuhkan dana hingga 200 juta rupiah. Dia berharap ada pertolongan dari Tuhan untuk bisa menggerakkan hati para dermawan yang peduli akan nasib orang-orang yang tidak beruntung ini.

“Melalui Cikarang Pos dan Cikarang TV ini, semoga ada pembaca dan pemirsa yang peduli dan memberikan bantuan kepada kami, karena kami diberi batas waktu oleh Pemda untuk segera mengosongkan tempat ini,” ungkap Eduawart.

banner

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

nisp
4 M Kepada Desa Sukaresmi Aditya Maulana Dari Waitress Hingga Hotel Manager Anggota Sarbumusi Berhak Terima Dana Pensiun 100 Juta Antara Gaya Hidup & Kesehatan Berburu Berkah Di Bulan Ramadhan bioskop cinemaxx BUDIYANTO Cikarang Ditinggal Mudik CSR Kabupaten Bekasi Dadali Hibur Anak Yatim Cikarang Daeng Muhammad Bangun Masjid Talagamanggung di Pebayuran Demokrasi Mini Ala Warga "Berlian" Faber Castell Memperluas Pabrik di MM2100 GABUNGAN OPERATOR TV KABEL INDONESIA DEKLARASI GERAKAN NASIONAL TAYANG FTA GRATIS Gema Ramadhan dan Idul Fitri LPPM Jababeka Glorious Ramadan at Mal Lippo Cikarang GROUND BREAKING MAYFAIR Estate & Parklands di Jababeka Residence Hipertensi : Masalah Serius Pada Generasi Muda Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang Santuni 100 Anak Yatim Java Palace Hotel KAMPUNG HALAMAN Kapolresta Bekasi Tinjau Kesiapan Personil Amankan Mudik 2015 Kemilau Ramadhan 2015 Jababeka Residence Kodim Kawal Kegiatan Gemar Membaca Komunitas BerbagiNasi Cikarang dan Coca-Cola Amatil Indonesia Gelar Berbagi Ceria di Bulan Ramadhan Komunitas Peduli Cikarang Peduli Yatim Piatu Dan Lingkungan LATIN NIGHT BARBECUE @ GRANDE VALORE HOTEL – JABABEKA LEBARAN MENGINAP GRATIS DI HOTEL SANTIKA CIKARANG Lippo Cikarang Serahkan Bantuan Senilai 4 Papinka Goyang Basecamp NCRadio Pemasangan Kawat Gigi Penampilan Memukau Para Siswa Berkebutuhan Khusus President Special Needs Centre (PSNC) Pencegahan Penyakit Akibat Kerja PROMO “BERKAH RAMADHAN” Hotel Santika Cikarang PSNC Siapkan Pengembangan Anak Berkebutuhan Khusus Usia Dewasa PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) PT Cameron Services International Lulus Sertifikasi OHSAS 18001:2007 & SMK3 PT Trans Jakarta Luncurkan Bus Tingkat Pariwisata Tematik Rira GreenPark Kembangkan Cluster Perkantoran Dan Pergudangan Khusus UKM Samsung Siap Produksi Ponsel dan Tablel Sebanyak 1 Juta/Bulan Sekjen Aspelindo : Pemda Harus Siapkan SDM Lokal Hadapi MEA Soft Opening Batiqa Hotel Suzuki Tambah Investasi Tasyakuran Kelulusan Siswa SDIT An Nur Angkatan Kesembilan Wisuda Ke-10 President University