Published On: Fri, Jul 3rd, 2015

Pemasangan Kawat Gigi, Antara Gaya Hidup & Kesehatan

banner

Trend gaya hidup kaum urban, terlebih bagi masyarakat perkotaan selalu bertumbuh kembang dan nyaris tanpa mengindikasikan stagnasi. Terkadang, tuntutan jaman selalu menjadi dalih mereka untuk lebih jauh mengeksplorasi menuju tahapan kesempurnaan (penampilan) dan kini seakan-akan menjadi parameter kualitas jatidiri.drg metta

Tidak hanya melulu berkutat di lini fashion, kesempurnaan fisik pun tak urung turut dipermak abis, salah satunya mewujudkan asa miliki gigi apik dan sedap dipandang. Terlebih dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kian melegalkan impian tersebut dan tersolusikan melalui teknik anyar dunia media (ortopedi), berupa pemasangan kawat gigi atau populer disebut behel.

Kecenderungan penggunaan metode behel ini kian menguat di kalangan remaja dewasa. Bahkan, penggunaan kawat gigi yang dulunya dianggap memalukan, kini justru menjadi trend gaya hidup baru. Bukan hanya kelas bawah, kalangan selebritis pun ikut terseret dalam pusaran fenomenal demam behel.

Namun, tujuan awal penyempurnaan artistik gigi tersebut kini telah terdeviasi dan cenderung merugikan dari peruntukannya. Bahkan, behel mampu bertransformasi sebatas aksesoris pemanis semata. Hal ini seperti disampaikan drg. Metta Ria, praktisi medis gigi sekaligus pemilik Pelita Dental Care, Jalan Raya Cibarusah No.20 ( depan RS. Annisa), Cikarang Utara.

Kepada Cikarang Pos, drg. Metta mengatakan, penggunaan kawat gigi hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki masalah (struktur) gigi, bukannya aksesoris gigi. Kondisi ini kian diperparah dengan asal pilih jasa layanan pemasangan behel. Padahal, ungkap Metta, praktisi medis yang telah mengantongi ijazah dokter gigi sekalipun, tidak semuanya berani pasang behel pasiennya. Kecuali telah mengantongi jam terbang cukup, apalagi jika pemasangan behel hanya ditangani oleh tukang gigi. Tentunya kian memperbesar faktor resiko karena minimnya kompetensi (disiplin ilmu) yang dimiliki.

Pada umumnya, kondisi tersebut kerap didasari oleh paradigma konvensional tentang besaran biaya yang mesti dirogoh. Tak jarang, mereka kerap memperbandingkan satu dengan lainnya dari sudut pandang nominal Rupiah yang tentunya menafikan faktor kompetensi.

Resiko paling sering terjadi apabila pasien ke tukang gigi, biasanya pasien mengalami infeksi serius (abses ) sampai tidak bisa buka mulut. Itulah mengapa sejak berdirinya Pelita Dental Care tahun 2010, alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti ini giat mengedukasi para pasiennya.

Metta juga menyayangkan minimnya tingkat kesadaran masyarakat perihal kesehatan gigi. Itulah mengapa pasiennya banyak didominasi oleh mereka yang mengalami gangguan (sakit) gigi akut tanpa adanya pencegahan sejak dini. Idealnya per 6 bulan harus dikontrol, jelasnya.

Dokter cantik kelahiran Lemahabang dan dikenal cerdas di kalangan teman sebayanya di bangku Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Cikarang Utara, dan juga pernah menyabet prestasi sebagai Juara 1 pelajar berprestasi tingkat Kabupaten Bekasi ini memiliki impian untuk meningkatkan status Pelita Dental Care menjadi center layanan gigi unggulan di Bekasi, dilengkapi dengan fasilitas modern dan mutahir serta gedung representatif. (am)

banner

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

nisp
4 M Kepada Desa Sukaresmi Aditya Maulana Dari Waitress Hingga Hotel Manager Anggota Sarbumusi Berhak Terima Dana Pensiun 100 Juta Antara Gaya Hidup & Kesehatan Berburu Berkah Di Bulan Ramadhan bioskop cinemaxx BUDIYANTO Cikarang Ditinggal Mudik CSR Kabupaten Bekasi Dadali Hibur Anak Yatim Cikarang Daeng Muhammad Bangun Masjid Talagamanggung di Pebayuran Demokrasi Mini Ala Warga "Berlian" Faber Castell Memperluas Pabrik di MM2100 GABUNGAN OPERATOR TV KABEL INDONESIA DEKLARASI GERAKAN NASIONAL TAYANG FTA GRATIS Gema Ramadhan dan Idul Fitri LPPM Jababeka Glorious Ramadan at Mal Lippo Cikarang GROUND BREAKING MAYFAIR Estate & Parklands di Jababeka Residence Hipertensi : Masalah Serius Pada Generasi Muda Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang Santuni 100 Anak Yatim Java Palace Hotel KAMPUNG HALAMAN Kapolresta Bekasi Tinjau Kesiapan Personil Amankan Mudik 2015 Kemilau Ramadhan 2015 Jababeka Residence Kodim Kawal Kegiatan Gemar Membaca Komunitas BerbagiNasi Cikarang dan Coca-Cola Amatil Indonesia Gelar Berbagi Ceria di Bulan Ramadhan Komunitas Peduli Cikarang Peduli Yatim Piatu Dan Lingkungan LATIN NIGHT BARBECUE @ GRANDE VALORE HOTEL – JABABEKA LEBARAN MENGINAP GRATIS DI HOTEL SANTIKA CIKARANG Lippo Cikarang Serahkan Bantuan Senilai 4 Papinka Goyang Basecamp NCRadio Pemasangan Kawat Gigi Penampilan Memukau Para Siswa Berkebutuhan Khusus President Special Needs Centre (PSNC) Pencegahan Penyakit Akibat Kerja PROMO “BERKAH RAMADHAN” Hotel Santika Cikarang PSNC Siapkan Pengembangan Anak Berkebutuhan Khusus Usia Dewasa PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) PT Cameron Services International Lulus Sertifikasi OHSAS 18001:2007 & SMK3 PT Trans Jakarta Luncurkan Bus Tingkat Pariwisata Tematik Rira GreenPark Kembangkan Cluster Perkantoran Dan Pergudangan Khusus UKM Samsung Siap Produksi Ponsel dan Tablel Sebanyak 1 Juta/Bulan Sekjen Aspelindo : Pemda Harus Siapkan SDM Lokal Hadapi MEA Soft Opening Batiqa Hotel Suzuki Tambah Investasi Tasyakuran Kelulusan Siswa SDIT An Nur Angkatan Kesembilan Wisuda Ke-10 President University