Published On: Thu, Dec 21st, 2017

Ruang Terbuka Hijau Jadikan Kawasan Industri Jababeka Indah & Ramah Lingkungan

banner

Ruang Terbuka Hijau Jadikan Kawasan Industri Jababeka Indah & Ramah Lingkungan

Kawasan industri selalu identik dengan bangunan pabrik yang terkesan panas dan terpapar polusi udara. Namun tidak demikian dengan Kawasan Industri Jababeka yang mulai dikembangkan pada tahun 1989. Mengacu kepada regulasi pemerintah yang mewajibkan pengembang kawasan industri menyediakan ruang terbuka hijau (RTH), Jababeka sudah merancang RTH dalam master plan-nya. Dalam pengelolaan RTH ini dipercayakan kepada Estate Management PT. Jababeka Infrastruktur.

Aris Dwicahyanto selaku Senior Manager PT. Jababeka Infrastruktur menyampaikan, keberadaan RTH merupakan bagian dari program go green. Jababeka Infrastruktur dengan konsep mewujudkan kawasan industri yang asri, indah, serta ramah lingkungan punya komitmen dalam program go green atau penghijauan melalui penanaman beragam jenis pohon dan semak baik itu di dalam maupun di luar kawasan.

Tujuan pelaksanaan program go green adalah menciptakan area arboretum di dalam kawasan yang tidak hanya berfungsi sebagai area peneduh dan mengurangi beban pencemaran polusi industri, namun juga untuk mengembalikan ekosistem serta melindungi keanekaragaman hayati yang berada di dalam kawasan.

Salah satu bukti nyata yang dimiliki oleh perusahaan adalah kepemilikan botanical garden yang berada di dalam kawasan. Didalam botanical garden terdapat beragam jenis tanaman insitu dan tanaman eksitu yang dikembangkan dan saat ini menjadi salah satu RTH yang belum dimiliki oleh kawasan industri se-Indonesia.Untitled-2

Selain memiliki botanical garden, fokus penghijauan juga dilakukan di dalam dan di luar kawasan seperti di median dan berm yang terletak di jalan-jalan Kawasan Industri Jababeka, di sepanjang daerah aliran sungai Cipegadungan dan Kaliulu, serta penghijauan yang dilakukan di luar kawasan seperti di pantai Bhakti, Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Bahkan daerah-daerah yang kumuh semisal bekas tempat jualan pedagang K5, dan kavling-kavling yang tidak dibangun dibuat kawasan hijau.

Menurut Gunawan, cukup banyak jenis tumbuhan yang telah ditanam di Kawasan Industri Jababeka, seperti pohon Eukaliptus, Ketapang dan Mahoni yang berfungsi sebagai pengarah dan peneduh di sepanjang jalan-jalan kawasan, juga sebagai penyerap karbon. Kemudian ada tanaman semak berbunga seperti tabernae, soka Jepang atau tanaman semak berdaun indah seperti pandan kuning, lili Brazil, puring, pucuk merah yang berfungsi sebagai tanaman penyemarak maupun sebagai focus point. Ada juga pohon sebagai ikon, yaitu palem yang berada di median.

“Kami juga memilih jenis tanaman insitu (lokal), atau tanaman asli Cikarang seperti trembesi yang bisa tumbuh subur. Dan juga tanaman yang sudah langka seperti kecapi dan khaya anthotheca asal Afrika. Tanaman-tanaman tersebut cocok dengan kondisi lingkungan dan suhu di sini. Selain itu, berhubung tanah Cikarang jenis tanah liat, maka kami membuat titik-titik tanam digali ukuran 0,8 x 0,8 meter kemudian diisi tanah merah yang dicampur dengan kompos hasil komposting sendiri,” ungkap Gunawan.

Sebagian tanaman saat ini masih dipesan dari supplier nursery di sekitar Cikarang, namun untuk tanaman kayu, Jababeka Infrastruktur memiliki tanaman indukan yang dapat distek dan menjadi anakan yang hasilnya telah ditanam di kawasan. Selain itu di tahun 2017, Jababeka Infrastruktur sedang membuat nursery pribadi yang terletak di Water Treatment Plan 2 yang berfungsi untuk menyediakan kebutuhan tanaman saat melakukan upgrade taman.

Proses Perawatan Tanaman

Jababeka infrastruktur berkomitmen untuk melestarikan keberadaan tanaman yang telah ditanam di dalam kawasan dengan metode in-house dan out-house yaitu memperkerjakan tenaga harian terdidik milik Jababeka Infrastruktur serta milik kontraktor. “Total tim taman Jababeka Infrastruktur bervariatif. Di dalam Jababeka sendiri terdiri dari manajer, kasie, staf lapangan dan admin. Selain itu, terdapat staf kontraktor yang melakukan kegiatan perawatan di taman yaitu mandor dan pekerja harian, yang patut diapresiasi karena merekalah yang melakukan kegiatan perawatan taman secara langsung di lapangan,” ujar Gunawan.

Setiap tanaman diperlakukan tidak sama, seperti tanaman yang baru ditanam memiliki intensitas perawatan yang tinggi karena kebutuhan air sangat diperlukan bagi tanaman untuk dapat tumbuh dan memiliki perakaran sempurna. Tanaman yang telah beradaptasi dan telah tumbuh dengan baik dapat diberikan penyiraman max 1-2x sehari, tergantung cuaca di hari tersebut. Selain itu pemupukan juga dilakukan saat melakukan penanaman pertama dengan cara mencampurkan adukan tanah dengan kompos dengan proporsi yang disesuaikan. Setelahnya tanaman diberi pupuk minimal 3 bulan sekali agar dapat tumbuh dan berbunga dengan baik.

Perawatan taman juga berbeda berdasarkan musim. Pada musim kemarau, akan dilakukan rutin penyiraman menggunakan mobil tangki air setiap hari, dan yang ada jalur pipa air menggunakan sprinkle. Sedangkan pada musim hujan dilakukan perapian-perapian dahan untuk mengurangi terpaan angin, hingga pemotongan terutama batang pohon yang sudah tua atau rapuh. “Kami juga melakukan penggantian tanaman, jika ternyata tanaman tersebut akarnya merusak lingkungan, seperti mendorong saluran air dan jalan. Untuk jenis tanaman semak, dari sisi usia antara 2 – 5 tahun, sehingga memang perlu diganti

Program Go Green yang dilakukan di tahun 2017 tidak hanya berada di dalam kawasan Jababeka, tetapi juga di luar kawasan. Program Jababeka Eco-Week yang diselenggarakan difokuskan untuk mengajak keikutsertaan tenant yang berada di dalam kawasan agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dengan melakukan penanaman pohon bakau di daerah Pantai Bhakti, Muaragembong, Bekasi, Jawa Barat yang terkena efek abrasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan ekosistem pantai Bhakti, Desa Muaragembong seperti sedia kala.

“Kami berharap di masa depan nanti program ini dapat tetap berlanjut agar anak cucu kita dapat menikmati udara bersih serta keanekaragaman hayati flora dan fauna khas kota Cikarang maupun Bekasi yang saat ini mulai tergusur akibat pembangunan bangunan bertingkat,” pesan Gunawan.

 

banner

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

nisp
4 M Kepada Desa Sukaresmi Aditya Maulana Dari Waitress Hingga Hotel Manager Anggota Sarbumusi Berhak Terima Dana Pensiun 100 Juta Antara Gaya Hidup & Kesehatan Berburu Berkah Di Bulan Ramadhan bioskop cinemaxx BUDIYANTO Cikarang Ditinggal Mudik CSR Kabupaten Bekasi Dadali Hibur Anak Yatim Cikarang Daeng Muhammad Bangun Masjid Talagamanggung di Pebayuran Demokrasi Mini Ala Warga "Berlian" Faber Castell Memperluas Pabrik di MM2100 GABUNGAN OPERATOR TV KABEL INDONESIA DEKLARASI GERAKAN NASIONAL TAYANG FTA GRATIS Gema Ramadhan dan Idul Fitri LPPM Jababeka Glorious Ramadan at Mal Lippo Cikarang GROUND BREAKING MAYFAIR Estate & Parklands di Jababeka Residence Hipertensi : Masalah Serius Pada Generasi Muda Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang Santuni 100 Anak Yatim Java Palace Hotel KAMPUNG HALAMAN Kapolresta Bekasi Tinjau Kesiapan Personil Amankan Mudik 2015 Kemilau Ramadhan 2015 Jababeka Residence Kodim Kawal Kegiatan Gemar Membaca Komunitas BerbagiNasi Cikarang dan Coca-Cola Amatil Indonesia Gelar Berbagi Ceria di Bulan Ramadhan Komunitas Peduli Cikarang Peduli Yatim Piatu Dan Lingkungan LATIN NIGHT BARBECUE @ GRANDE VALORE HOTEL – JABABEKA LEBARAN MENGINAP GRATIS DI HOTEL SANTIKA CIKARANG Lippo Cikarang Serahkan Bantuan Senilai 4 Papinka Goyang Basecamp NCRadio Pemasangan Kawat Gigi Penampilan Memukau Para Siswa Berkebutuhan Khusus President Special Needs Centre (PSNC) Pencegahan Penyakit Akibat Kerja PROMO “BERKAH RAMADHAN” Hotel Santika Cikarang PSNC Siapkan Pengembangan Anak Berkebutuhan Khusus Usia Dewasa PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) PT Cameron Services International Lulus Sertifikasi OHSAS 18001:2007 & SMK3 PT Trans Jakarta Luncurkan Bus Tingkat Pariwisata Tematik Rira GreenPark Kembangkan Cluster Perkantoran Dan Pergudangan Khusus UKM Samsung Siap Produksi Ponsel dan Tablel Sebanyak 1 Juta/Bulan Sekjen Aspelindo : Pemda Harus Siapkan SDM Lokal Hadapi MEA Soft Opening Batiqa Hotel Suzuki Tambah Investasi Tasyakuran Kelulusan Siswa SDIT An Nur Angkatan Kesembilan Wisuda Ke-10 President University