Published On: Fri, Jun 24th, 2016

SANG JUARA

banner
Share This
Tags

Pada edisi sebelumnya disampaikan mengenai “Kalahkan Diri Sendiri” saat menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan. Dengan mengalahkan diri sendiri atau memenjarakan hawa nafsu, maka kita akan meraih kemenangan. Kemenangan yang diraih apakah sudah cukup, jika kita belum bisa menjadi sang juara.

Apa syarat menjadi sang juara? Ibarat dalam kejuaraan sepak bola, saat ini ada eforia Piala Eropa dan Copa America. Timnas sepakbola yang masuk putaran final Piala Eropa maupun Copa America harus melewati babak penyisihan. Timnas tersebut harus bisa meraih kemenangan demi kemenangan agar mampu masuk babak perempat final, semi final hingga puncaknya babak final.

Timnas yang mampu mencapai babak final dan akhirnya menjadi juara, pasti tim yang terbaik. Dalam tim ini memiliki pelatih yang mumpuni meracik strategi permainan, pemain dengan skill individu di atas rata-rata, rapi dalam kerja sama tim, kuat dalam penyerangan dan solid dalam pertahanan. Dalam melahirkan tim terbaik harus melalui proses yang panjang, dari sistem pembinaan usia muda, kompetisi yang reguler, dan yang terpenting adalah wadah organisasi yang mengelolanya.

Juara juga harus menjadi target setiap individu yang sedang menjalankan ibadah puasa. Juara ini bisa diraih jika kita mampu melewati kompetisi melawan hawa nafsu. Dan ini akan menjadi mudah jika dari usia dini kita sudah dilatih melalui pendidikan agama atau budi pekerti baik di keluarga, lingkungan masyarakat dan sekolah yang bisa dikatakan sebagai organisasi dalam tim sepak bola. Skill individu dan kekuatan fisik pemain sepak bola didapatkan melalui latihan yang terus menerus. Begitu juga iman dan ketaqwaan kita itu didapat melalui pendidikan agama yang kemudian diaplikasikan di kehidupan sehari-hari secara terus menerus. Dengan ini maka kita mudah mengalahkan hawa nafsu, sehingga menjadi sang juara.

Kemenangan demi kemenangan hingga mencapai juara akan kita rayakan saat Hari Raya Idul Fitri tiba. Di hari kemenangan ini, dosa-dosa kita akan disucikan dan dilebur melalui tradisi saling maaf memaafkan, kepada orang tua, saudara, tetangga, teman hingga orang yang pernah menyikiti kita. Maka tradisi kita ada yang namanya mudik, dimana orang-orang perantauan ingin pulang ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga besarnya, bersilahturahmi dan saling memaafkan.

Meski saat ini teknologi sudah semakin canggih dengan adanya handphone dan jaringan internet yang membuat kita bisa berkomunikasi dengan orang dari jarak yang jauh, namun tetap saja mudik menjadi sebuah kerinduan yang harus dilaksanakan. Jangan heran jika jauh-jauh hari sudah banyak orang yang memesan tiket kereta, pesawat terbang dan kapal laut untuk tujuan kampung halaman. Bagi yang menggunakan mobil pribadi maupun menumpang bis siap bermacet-macetan di jalan, karena momentum libur lebaran, secara bersamaan ribuan bahkan jutaan orang berkendaraan. Jadi tidak heran jika masa mudik angka kecelakaan sangat tinggi. Jangan sampai kemenangan di Hari Raya Idul Fitri kita rayakan di rumah sakit bahkan juga musibah tersebut merenggut nyawa. Tradisi silahturahmi tetap harus dijaga, namun tetap memperhatikan keselamatan, mengukur kemampuan finansial dan kondisi kesehatan. Terpenting adalah status juara yang kita sandang tidak ternodai oleh keinginan hawa nafsu akibat kita lengah dengan eforia kemenangan. Semoga kita menjadi sang juara sejati.  Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin. (red)

banner

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

nisp
4 M Kepada Desa Sukaresmi Aditya Maulana Dari Waitress Hingga Hotel Manager Anggota Sarbumusi Berhak Terima Dana Pensiun 100 Juta Antara Gaya Hidup & Kesehatan Berburu Berkah Di Bulan Ramadhan bioskop cinemaxx BUDIYANTO Cikarang Ditinggal Mudik CSR Kabupaten Bekasi Dadali Hibur Anak Yatim Cikarang Daeng Muhammad Bangun Masjid Talagamanggung di Pebayuran Demokrasi Mini Ala Warga "Berlian" Faber Castell Memperluas Pabrik di MM2100 GABUNGAN OPERATOR TV KABEL INDONESIA DEKLARASI GERAKAN NASIONAL TAYANG FTA GRATIS Gema Ramadhan dan Idul Fitri LPPM Jababeka Glorious Ramadan at Mal Lippo Cikarang GROUND BREAKING MAYFAIR Estate & Parklands di Jababeka Residence Hipertensi : Masalah Serius Pada Generasi Muda Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang Santuni 100 Anak Yatim Java Palace Hotel KAMPUNG HALAMAN Kapolresta Bekasi Tinjau Kesiapan Personil Amankan Mudik 2015 Kemilau Ramadhan 2015 Jababeka Residence Kodim Kawal Kegiatan Gemar Membaca Komunitas BerbagiNasi Cikarang dan Coca-Cola Amatil Indonesia Gelar Berbagi Ceria di Bulan Ramadhan Komunitas Peduli Cikarang Peduli Yatim Piatu Dan Lingkungan LATIN NIGHT BARBECUE @ GRANDE VALORE HOTEL – JABABEKA LEBARAN MENGINAP GRATIS DI HOTEL SANTIKA CIKARANG Lippo Cikarang Serahkan Bantuan Senilai 4 Papinka Goyang Basecamp NCRadio Pemasangan Kawat Gigi Penampilan Memukau Para Siswa Berkebutuhan Khusus President Special Needs Centre (PSNC) Pencegahan Penyakit Akibat Kerja PROMO “BERKAH RAMADHAN” Hotel Santika Cikarang PSNC Siapkan Pengembangan Anak Berkebutuhan Khusus Usia Dewasa PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) PT Cameron Services International Lulus Sertifikasi OHSAS 18001:2007 & SMK3 PT Trans Jakarta Luncurkan Bus Tingkat Pariwisata Tematik Rira GreenPark Kembangkan Cluster Perkantoran Dan Pergudangan Khusus UKM Samsung Siap Produksi Ponsel dan Tablel Sebanyak 1 Juta/Bulan Sekjen Aspelindo : Pemda Harus Siapkan SDM Lokal Hadapi MEA Soft Opening Batiqa Hotel Suzuki Tambah Investasi Tasyakuran Kelulusan Siswa SDIT An Nur Angkatan Kesembilan Wisuda Ke-10 President University