Published On: Tue, Oct 4th, 2016

Sayang Anak… Yuk Investasi Sejak Dini

banner

Seorang teman dari sebuah perusahaan farmasi bercerita kepada saya bahwa pada bulan Juni dan Juli penjualan obat paracetamol mengalami peningkatan dibandingkan pada bulan-bulan lainnya. Usut punya usut katanya karena pada bulan Juni dan Juli banyak orang tua yang sakit kepala memikirkan biaya untuk kebutuhan sekolah anaknya.andreas-hartono-jpg

Cerita teman saya ini tentu dipertanyakan kebenarannya tetapi kalau melihat realitas yang sebenarnya tidak dipungkiri biasanya pada bulan Juni dan Juli pengeluaran orang tua sangatlah banyak untuk kebutuhan biaya sekolah anaknya mulai dari uang pangkal, uang seragam, uang buku, uang perlengkapan sekolah dan lain-lainnya.

Besarnya biaya yang diperlukan ini kadang membuat orang tua tidak siap dan menjadi panik apalagi kalau selisih usia anaknya 3 tahun yang artinya membutuhkan biaya yang lebih besar lagi dimana sang adik masuk kelas 1 SMA dan di saat yang bersamaan sang kakak masuk perguruan tinggi. Alamak… Pusing khan… Hehehe.

Dari sisi pengelolaan keuangan yang baik dan benar dana pendidikan anak merupakan 1 dari 4 tujuan perencanaan keuangan primer yang harus disiapkan oleh seseorang sejak dini. Mengapa harus disiapkan sejak dini ? Karena kita semua pasti tahu bahwa di Indonesia ini yang namanya biaya pendidikan itu sangat mahal apalagi untuk biaya pendidikan di perguruan tinggi dan setiap tahun dapat mengalami kenaikan hingga 10% bahkan lebih. Jadi kalau tidak disiapkan sejak dini melalui perencanaan investasi yang baik dan benar maka dapat dipastikan bagaimana stressnya para orang tua menghadapi situasi ini.

Apakah mempersiapkan dana pendidikan anak ini harus melalui investasi ? Sebelum menjawab pertanyaan ini kita harus tahu terlebih dahulu apakah itu investasi. Investasi adalah sebuah cara menabung yang lebih cerdas untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal dengan mengalahkan laju inflasi yang terjadi. Investasi dengan menabung itu prinsip dasarnya adalah sama yaitu menyisihkan uang secara rutin setiap bulan dan yang membedakan hanyalah produknya saja. Menabung biasanya dilakukan untuk tujuan jangka pendek sedangkan investasi untuk tujuan jangka panjang supaya dapat mengalahkan laju inflasi.

Sekarang coba pikirkan dan rasakan kalau biaya pendidikan setahun mengalami kenaikan hingga 10% bahkan lebih cukupkah kita menabung di celengan ataupun tabungan biasa di bank dengan bunga hanya sekitar 1-2% per tahun? Tidak bisa bukan maka kita mau tidak mau perlu menabung dengan cara yang lebih cerdas yaitu investasi.

Mengapa disebut lebih cerdas karena setiap produk investasi memiliki yang namanya risiko jadi seseorang harus cerdas dalam memilih dan mengelola risiko terhadap produk investasi yang dipilih. Berikut adalah beberapa produk investasi yang dapat dipilih oleh para orang tua untuk mempersiapkan dana pendidikan anaknya sejak dini mulai dari risiko yang paling kecil hingga risiko yang paling tinggi.

Pertama – Logam Mulia Emas

Sejak zaman kakek atau nenek kita dahulu mereka sudah mengenal yang namanya emas dan inilah salah satu produk investasi yang paling mudah dengan risiko yang relatif lebih kecil. Logam mulia berbeda dengan emas perhiasan dimana logam mulia berupa emas murni batangan dengan berat paling kecil sekitar 5 gram dengan harga saat ini sekitar 500 hingga 600 ribuan per gramnya. Jadi untuk membeli logam mulia emas seseorang memerlukan dana sekitar 2,5 hingga 3 juta untuk sekali beli. Secara modal ternyata lumayan besar ya tetapi anda jangan khawatir negera dalam hal ini melalui Pegadaian memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membeli logam mulia dengan cara cicilan. Tidak ada alasan tidak bisa investasi karena tidak ada uang ya, karena kalau orang tua bisa membeli HP secara cicilan koq untuk mencicil investasi logam mulia bagi pendidikan anak tidak mampu ? Terlalu Anda. Hehehe.

Kedua – Properti

Sama halnya dengan emas, properti sudah dikenal sebagai produk investasi sejak zaman dahulu kala. Investasi di properti ini sangatlah menarik karena secara umum properti cenderung memiliki kenaikan yang lebih stabil dibandingkan produk investasi lainnya bahkan dengan investasi di properti dapat dijadikan sebagai penghasilan tambahan seperti dapat digunakan untuk kost-kostan ataupun kontrakan. Hanya saja properti juga memiliki kelemahan yang sangat mendasar yaitu perlu dana yang sangat besar dan tidak mudah untuk dijual ketika diperlukan. Jadi untuk orang tua yang mau investasi di properti untuk dana pendidikan anaknya silakan saja kalau anda memiliki dana yang besar dan pastikan anda mulai menjual properti tersbut paling tidak 1 tahun sebelum dana pendidikan ini diperlukan.

Ketiga – Reksadana

Reksadana adalah sebuah produk investasi zaman modern dimana secara prinsip kita seolah-olah menitipkan sejumlah uang kepada sebuah perusahaan investasi yang bernama Manager Investasi untuk dia kelolah uang tersebut di deposito, obligasi atau saham. Reksadana khususnya reksadana saham ini sangatlah cocok untuk orang tua yang mau investasi jangka panjang di dunia saham tetapi tidak memahami apa itu saham. Reksadana merupakan salah satu produk investasi yang sangat terjangkau yaitu cukup dengan modal minimal 100 ribu saja setiap bulannya. Untuk membeli reksadana sekarang juga sudah relatif mudah dimana anda cukup mengunjungi bank yang menjadi agen penjual reksadana yang ada di sekitar anda atau menggunakan media digital internet untuk membeli reksadana dari perusahaan penjual reksadana yang dijual secara online. Murah dan mudah bukan ? Kalau anda biasa membeli pakaian, sepatu atau produk lainnya secara online maka artinya anda juga bisa investasi di reksadana ini secara online.

Keempat – Saham

Saham merupakan salah satu produk investasi jangka panjang dengan pertumbuhan yang paling tinggi dibandingkan dengan ketiga produk lainnya di atas. Tetapi anda juga harus tahu bahwa dalam investasi ada prinsip semakin tinggi pertumbuhan sebuah produk maka risiko juga semakin tinggi. Jadi dengan pertumbuhan yang tinggi di saham ini juga mengandung risiko yang paling tinggi, sehingga untuk investasi di saham ini anda juga perlu ilmu yang sangat mumpuni. Untuk mengurangi risiko dan mendapatkan hasil yang optimal biasanya saham digunakan untuk investasi jangka panjang di atas 10 tahun. Khusus untuk anda yang mau investasi di dunia saham untuk tujuan jangka panjang dengan meminimalkan risiko maka silakan anda harus membeli saham dari perusahaan-perusahaan yang terkategori sangat-sangat besar di Indonesia ini. Mengapa harus beli saham perusahaan yang sangat-sangat besar ? Karena perusahaan sangat-sangat besar ini kemungkinan untuk bertumbuh menjadi lebih baik di masa mendatang akan lebih besar dibandingkan dengan anda membeli saham dari perusahaan kecil yang tidak jelas produk dan konsep bisnisnya.

Nah itulah empat alternatif produk investasi yang dapat anda pilih untuk mempersiapkan dana pendidikan anak anda mulai dari yang mudah hingga yang relatif rumit. Silakan anda dapat memilih salah satu dan pastikan anda melakukannya sejak dini sehingga uang yang anda keluarkan untuk investasi menjadi lebih ringan dan hasil yang anda dapatkan juga lebih banyak. Kalau anda sayang anak maka pastikan anda investasi untuk dana pendidikan anak anda sehingga di bulan Juni dan Juli anda tidak perlu lagi minum paracetamol.

Salam Cerdas Finansial,

Andreas Hartono, CHt, CI, CFP | www.mengelolakeuangan.com

Andreas Hartono adalah seorang penulis buku perencanaan keuangan dan Corporate Mindset & Financial Motivator yang telah memberikan pelatihan kepada ratusan perusahaan, ribuan kelas dengan puluhan ribu alumni.

banner

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

nisp
4 M Kepada Desa Sukaresmi Aditya Maulana Dari Waitress Hingga Hotel Manager Anggota Sarbumusi Berhak Terima Dana Pensiun 100 Juta Antara Gaya Hidup & Kesehatan Berburu Berkah Di Bulan Ramadhan bioskop cinemaxx BUDIYANTO Cikarang Ditinggal Mudik CSR Kabupaten Bekasi Dadali Hibur Anak Yatim Cikarang Daeng Muhammad Bangun Masjid Talagamanggung di Pebayuran Demokrasi Mini Ala Warga "Berlian" Faber Castell Memperluas Pabrik di MM2100 Gema Ramadhan dan Idul Fitri LPPM Jababeka Glorious Ramadan at Mal Lippo Cikarang GROUND BREAKING MAYFAIR Estate & Parklands di Jababeka Residence Hipertensi : Masalah Serius Pada Generasi Muda Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang Bagikan Tajil Kepada Pengguna Jalan Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang Santuni 100 Anak Yatim Java Palace Hotel KAMPUNG HALAMAN Kapolresta Bekasi Tinjau Kesiapan Personil Amankan Mudik 2015 Kemilau Ramadhan 2015 Jababeka Residence Kodim Kawal Kegiatan Gemar Membaca Komunitas BerbagiNasi Cikarang dan Coca-Cola Amatil Indonesia Gelar Berbagi Ceria di Bulan Ramadhan Komunitas Peduli Cikarang Peduli Yatim Piatu Dan Lingkungan LATIN NIGHT BARBECUE @ GRANDE VALORE HOTEL – JABABEKA LEBARAN MENGINAP GRATIS DI HOTEL SANTIKA CIKARANG Lippo Cikarang Serahkan Bantuan Senilai 4 Papinka Goyang Basecamp NCRadio Pemasangan Kawat Gigi Penampilan Memukau Para Siswa Berkebutuhan Khusus President Special Needs Centre (PSNC) Pencegahan Penyakit Akibat Kerja PROMO “BERKAH RAMADHAN” Hotel Santika Cikarang PSNC Siapkan Pengembangan Anak Berkebutuhan Khusus Usia Dewasa PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) PT Cameron Services International Lulus Sertifikasi OHSAS 18001:2007 & SMK3 PT Trans Jakarta Luncurkan Bus Tingkat Pariwisata Tematik Rira GreenPark Kembangkan Cluster Perkantoran Dan Pergudangan Khusus UKM Samsung Siap Produksi Ponsel dan Tablel Sebanyak 1 Juta/Bulan Sekjen Aspelindo : Pemda Harus Siapkan SDM Lokal Hadapi MEA Soft Opening Batiqa Hotel Suzuki Tambah Investasi Tasyakuran Kelulusan Siswa SDIT An Nur Angkatan Kesembilan Wisuda Ke-10 President University